Senin, 11 November 2013

Timnas U-19 : Harapan Masyarakat Indonesia


Ada eforia yang kini menghinggapi sepakbola Indonesia. Ketika “kakak-kakaknya” gagal memperlihatkan prestasi yang baik bagi Indonesia, tim nasional (timnas) U-19 asuhan Indra Syafri seolah menyiramkan air dingin di padang pasir.  Keberhasilan meraih juara Piala AFF U-19 di Sidoarjo sebulan lalu, adalah torehan gelar resmi sepakbola Indonesia setelah 22 tahun.  Indonesia terakhir meraih gelar juara di iven resmi ketika meraih medali emas SEA Games Filipina tahun 1991. Ketika itu, tim asuhan Anatoly Polosin itu mengalahkan Thailand lewat adu penalti.  Setelah itu, di banyak iven resmi yang diikuti, Indonesia nirgelar. Piala AFF (dulu Piala Tiger) hanya memberi prestasi “hampir” juara, yakni empat kali masuk final.
Kini, Evan Dimas dan rekan-rekannya bertarung di Grup H Pra Piala AFC U-19. Harapan masyarakat Indonesia sangat tinggi untuk ajang ini, yakni lolos ke putaran final yang akan dimainkan di Myanmar 2014. Jalan ke sana sudah dirintis. Di dua pertandingan awal, Laos dan Filipina berhasil diatasi dengan skor masing-masing 4-0 dan 2-0. Hari ini, Korea Selatan (Korsel) akan menghadang langkah kita.  Nilai kedua tim sama, 6, tetapi si juara 12 kali AFC U-19 itu unggul dalam selisih gol. Jika menang, berapa pun golnya, Indonesia akan lolos otomatis menyusul Oman, Uni Emirat Arab, Vietnam dan Irak yang sudah lebih dulu lolos. 
Jika seri atau kalah, Indonesia praktis menjadi runner-up, dan harus bersaing dengan 8 runner-up lainnya untuk memperebutkan 6 tiket sebagai runner-up terbaik.  Di posisi ini, kemungkinan besar kita akan bersaing dengan Korea Utara, Cina, Australia, Kuwait, Yaman dan Uzbekistan. Kita harus mengejar kedigjayaan Vietnam yang bermain luar biasa di Grup F. Tim yang kita kalahkan lewat adu penalti di  final AFF U-19 ini, bermain luar biasa dengan mengalahkan Hongkong 5-1, Australia 5-1, dan Taiwan 6-1. Vietnam menjadi negara pertama yang lolos ke putaran final.
Kesuksesan Vietnam mencukur Australia boleh dijadikan penyemangat. Sebab, saat ini, bersama Jepang, Korea Selatan, Cina, Arab Saudi, Iran dan beberapa negara lainnya, Australia yang merupakan anggota baru AFC dan beberapa bulan lalu masuk anggota AFF, masuk level atas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar